Cara Melaporkan Penipuan ke Kepolisian

Melaporkan Penipuan ke Kepolisian, Begini Caranya!

Cara melaporkan penipuan ke kepolisian tidak banyak diketahui banyak orang. Padahal, hal ini sangat penting. Dengan mengetahui cara melaporkannya dengan tepat, maka penanganan kasus ini bisa berlangsung dengan cepat dan efektif.

Berikut adalah beberapa cara melaporkan penipuan ke kepolisian yang perlu Anda lakukan.

  1. Cara Melaporkan Penipuan ke Kepolisian
  2. Hubungi Pihak Bank untuk Memblokir Rekening Penipu
  3. Melaporkan ke Kominfo

Cara Melaporkan Penipuan ke Kepolisian

Jangan menunggu terlalu lama jika Anda sudah merasa jadi korban penipuan. Segeralah mendatangi kantor polisi untuk melaporkannya. Hanya, pastikan bahwa Anda mengetahui tahapan untuk cara melaporkan penipuan ke kepolisian seperti sebagai berikut ini.

  1. Membawa bukti penipuan
    Anda bisa membawa bukti transfer ke rekening yang dimiliki penipu. Bukti ini bisa berupa tangkapan layar riwayat transaksi m-banking di ponsel. Anda juga bisa memakai struk ATM atau bukti pembayaran di minimarket. Tangkapan layar percakapan di ponsel atau rekaman suara saat menelepon sang penipu juga bisa digunakan.
  2. Jangan lupa untuk membawa identitas terlapor alias sang penipu.
    Selain membawa identitas dan dokumen pribadi, akan lebih bagus lagi jika Anda menagantongi identitas penipu seperti nama akun media sosial atau nomor rekeningnya, sebagai barang bukti untuk dilampirkan
  3. Datangi bagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT).
    Bagian ini memang menyediakan layanan untuk pengaduan penipuan online. Setelah menceritakan kronologis penipuan, biasanya akan segera diproses dengan prosedur yang berlaku.
  4. Pastikan Anda menjelaskan tentang kasus penipuan ini dengan jelas dan runtut.
    Hal ini penting sehingga polisi bisa segera mengurusnya dengan cepat dan efektif.
  5. Anda akan diberi Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL).
    Surat ini sebaiknya Anda simpan sebagai bukti telah melaporkan penipuan ke kepolisian.
  6. Anda tinggal menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
    Jika sudah ada hasil, Anda akan mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidik (SP2HP).

Hubungi Bank untuk Memblokir Rekening Penipu

Selain dengan datang ke kepolisian, Anda juga harus bergerak cepat demi memblokir nomor rekening penipu. Ada dua cara untuk melakukan hal ini. Cara pertama adalah dengan mendatangi bank terdekat. Meski begitu, hal ini bisa memakan waktu dan bisa jadi uang Anda sudah terlanjur lenyap dari rekening si penipu.

Karena alasan inilah banyak bank telah membuka layanan pengaduan penipuan online. Anda tinggal menghubungi bank rekening Anda. Biasanya, Anda akan diberitahu tentang prosedur memblokir rekening penipu. Hal ini berarti, Anda juga bisa bertanya prosedur pemblokiran jika bank rekening penipu berbeda dengan rekening Anda.

Berikut adalah nomor-nomor bank yang bisa Anda hubungi jika mengalami penipuan.

  • Bank BCA, Hubungi Nomor 1500888
  • Bank BRI, Hubungi Nomor 14071
  • Bank BNI, Hubungi Nomor 1500046
  • Bank CIMB, Hubungi Nomor 14041
  • Bank Mandiri, Hubungi Nomor 14000

Pastikan Anda melaporkan dengan kronologis cerita yang runtut dan jelas. Selain itu, ikutilah prosedur yang disampaikan oleh Customer Service yang melayani Anda. Jika memang Anda sudah menyiapkan bukti penipuan, akan jauh lebih baik. Proses pemblokiran pun bisa dilakukan dengan cepat sehingga uang Anda tidak akan hilang.

Melaporkan ke Kominfo

Jika Anda mengalami penipuan secara online, Anda juga bisa melaporkannya ke Kominfo. Caranya dengan melaporkannya ke lapor.go.id. Situs lain yang bisa Anda lapori adalah layanan.kominfo.go.id. Lewat situs-situs ini, Anda bisa melampirkan bukti-bukti tindak penipuan atau pesan-pesan yang mengganggu.

Meskipun sudah ada sejumlah prosedur pengaduan untuk kasus penipuan, Anda tidak boleh lengah. Akan jauh lebih baik mencegah terjadinya penipuan. Anda sebaiknya mengecek nomor rekening tujuan di sini terlebih dahulu sebelum mengirim uang. Dengan begitu Anda bisa terhindar dari penipuan.

Meski terkesan sepele, cara ini bisa memastikan Anda apakah nomor rekening tersebut milik penipu atau bukan. Anda pun bisa memastikan transfer uang bisa dilakukan dengan aman.

Apakah Anda sudah pernah menjadi korban penipuan? Bagikan pengalamanmu mengadukan hal ini di kolom komentar, ya?

Sekian, semoga bermanfaat!

Sumber : Western Union

Baca Juga : Cara Melaporkan Penipuan Online, Cukup Sekali Klik!