Modus Penipuan Dropship dan Reseller

Modus Penipuan Dropship dan Reseller, Kenali Ciri-Cirinya Sekarang!

Beberapa tahun belakangan ini, usaha bisnis online seperti Dropship dan Reseller memang sangat digemari oleh masyarakat di Indonesia. Bagaimana tidak? Bisnis online ini memang terbilang cukup menguntungkan dan praktis. Hanya dengan bermodalkan smartphone dan koneksi internet, para penjual sudah bisa memasarkan barang dagangannya tanpa harus memiliki kios. Namun, pada kenyataannya hal ini justru dimanfaatkan oleh para oknum untuk melakukan penipuan dengan modus Dropship dan Reseller kepada konsumen.

Berikut ini informasi mengenai Dropship dan Reseller yang harus Anda ketahui,

  1. Apa Itu Dropship dan Reseller?
  2. Ciri-Ciri Penipuan Dropship dan Reseller
  3. Tips Menghindari Penipuan Dropship dan Reseller

Apa Itu Dropship dan Reseller?

Bagi Anda yang suka berbelanja online, pasti sudah tidak asing dengan istilah Dropship/Dropshipper dan Reseller bukan? Kedua istilah ini memiliki makna dan fungsi yang berbeda. Dikutip dari Cermati, Dropship atau Dropshipper ini adalah seseorang yang menjual suatu barang dari agen (supplier), tetapi tidak menyetok barang terlebih dahulu. Sedangkan Reseller merupakan seseorang yang membeli produk langsung dari supplier untuk kemudian dijual kembali kepada konsumen.

Dari dua definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem ini diperuntukkan untuk Anda yang ingin memulai bisnis online, dengan modal minim dan tanpa ribet. Tak heran banyak orang yang berbondong-bondong untuk mengikuti sistem Dropshipper dan Reseller. Realitanya, banyak orang yang bisnisnya sukses dengan mengikuti sistem dropshipper dan reseller ini. Tetapi tak sedikit juga yang gagal dan bahkan jadi korban penipuan karena kurang hati-hati dan mudah terlena dengan keuntungan yang ditawarkan.

Dengan embel-embel “Buka bisnis dengan minim modal tapi hasil maksimal” inilah yang justru dimanfaatkan oleh para oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksinya dengan modus menawarkan sistem Dropship dan Reseller. Sehingga, terlepas dari sisi positifnya, sistem dropship dan reseller ini juga sangat rawan menjadi modus penipua online.

Ciri-Ciri Penipuan Dropship dan Reseller

1. Menyembunyikan Identitas

Oknum yang hendak melakukan penipuan biasanya akan memalsukan atau bahkan menyembunyikan identitasnya. Informasi yang bersifat personal akan disembunyikan agar tidak mudah dilacak. Hal ini akan sangat merugikan korban dan pihak berwajib yang ingin menangkap oknum-oknum penipuan online.

2. Kontak Tidak Aktif dan Sulit Dijangkau

Selain memalsukan identitasnya, pelaku penipuan online ini juga akan membatasi jalur kontaknya dengan para dropshipper dan reseller. Terlebih jika si pelaku sudah berhasil menipu korban, tentu saja mereka akan sulit dihubungi dan dilacak keberadaannya.

3. Barang atau Layanan Jasa Tidak Jelas

Sebelum bergabung dengan sistem dropship/reseller dan melakukan transaksi, Anda harus tahu betul produk atau layanan jasa apa yang diawarkan oleh si agen (supplier). Dengan begitu, Anda bisa mengantisipasi supaya terhindar dari penipuan.

4. Menjanjikan Hasil yang Tidak Masuk Akal

Hal yang bisa kita ketahui dengan pasti, biasanya pelaku penipuan jenis ini selalu menawarkan keuntungan kentungan yang fantastis dan tak masuk akal. Tentu saja, dengan jurus ini banyak konsumen yang tertipu dan mudah dirayu untuk bergabung dalam sistem dropship dan reseller.

5. Tidak Ada Testimoni dan Rekomendasi Konsumen

Ketika Anda hendak melakukan jual-beli online, transaksi, daftar sebagai member di suatu platform/lembaga, penting untuk Anda mengecek testimoni (feedback) dari para konsumen dan member yang ada. Dengan begitu Anda bisa tahu baik atau tidaknya platform dan orang yang menawarkan barang/ layanan jasa tersebut.

Tips Menghindari Penipuan Dropship dan Reseller

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan supaya terhindar dari modus penipuan Dropship dan Reseller ini, diantaranya :

  1. Cari Tahu Alamat Lengkapnya
    Tips ini akan sangat berguna untuk mencegah adanya bentuk penipuan online. Seandainya si pelaku hendak menipu, Anda bisa langsung mendatangi kediamannya.
  2. Pastikan Terdapat Kontak yang Bisa Dihubungi
    Nomor telepon yang aktif juga akan sangat memudahkan konsumen untuk selalu bertukar informasi dengan supplier dan terhindar dari miss communication
  3. Mengetahui Syarat dan Ketentuan yang Berlaku
    Sebelum bergabung dalam sistem Dropshipper atau Reseller, ada baiknya Anda mengatahui betul syarat dan ketentuan seperti apa yang berlaku di sistem tersebut, sehingga ada kesepakatan diantara kedua belah pihak
  4. Mengetahui Jasa Kirim yang Digunakan
    Hal yang sangat esensial ini harus Anda ketahui dengan baik. Barang dan layanan jasa seperti apa yang ingin anda jadikan sebagai usaha bisnis online.
  5. Riset Harga dan Pasar
    Agar tidak rugi dan merasa ditipu, sebagai pribadi yang cerdas Anda harus lebih dulu melakukan riset harga dan pasar. Dengan begitu, Anda bisa punya target konsumen dan estimasi besar pendapatan yang akan diperoleh.
  6. Cek Nomor Rekening Tujuan
    Sebelum Anda melakukan jual-beli atau transaksi online, cek dan pastikal kredibilitas nomor telepon dan nomor rekening tujuan. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Last but not least, Anda bisa dengan mudah mengecek Nomor Rekening dan Nomor Telepon tujuan di Kredibel. Dengan melakukan hal ini, Anda bisa mengantisipasi dan membantu orang lain agar terhindar dari bentuk-bentuk penipuan online di Internet.

Apakah Anda pernah mengalami penipuan online? Jangan sungkan untuk membagikan di kolom komentar, ya?

Sekian dan semoga bermanfaat!

Sumber: Cermati

Baca Juga: Waspada Penipuan Online di Masa Pandemi