penipuan via telepon

Penipuan Via Telepon, Pelajari Modusnya

Dunia teknologi semakin berkembang sampai saat ini, namun siapa sangka, para penipu pun ikut “berkembang” dalam melakukan tugasnya. Mungkin Anda sudah sering mendengar atau bahkan menjadi korban penipuan via telepon ini.

Namun modus penipuan melalui telepon jauh lebih meyakinkan dibanding SMS atau e-mail, karena si penipu berbicara langsung dengan korban.

Penipuan Via Telepon Seperti Apa?

Mereka biasanya memanfaatkan waktu pagi dini hari atau malam hari, dimana saat itu orang berada di posisi yang tidak dapat berpikir dengan jernih.

Berikut beberapa modus penipuan yang sudah saya himpun dari berbagai artikel atau cerita pengalaman :

1. Menang Undian Hadiah

Dalam modus yang satu ini, si penipu akan menelepon Anda bahwa Anda telah memenangkan undian hadiah. Biasanya jenis hadiah yang dijanjikan berupa kendaraan bermotor, mobil, uang sekian juta, atau peralatan elektronik.

Lalu si penipu akan meminta Anda untuk datang ke tempat yang sudah ditentukan oleh mereka, biasanya mereka menyebut pusat perkantoran terkenal agar korban menjadi percaya, padahal kantor tersebut adalah kantor fiktif alias bohongan.

Namun, ada syarat yang harus dilakukan oleh Anda sebelum pergi ke kantornya, hal ini untuk memastikan bahwa Anda benar-benar ingin mengambil hadiah tersebut. Syaratnya yaitu Anda harus mentransfer sejumlah uang, biasanya 10% dari harga hadiah undiannya.

Oleh karena itu, jika Anda mendapat telepon seperti ini, janganlah senang dulu dan langsung mengikuti apa yang diperintahkan si penelepon, tanyakan dulu lebih detil semua tentang perusahaan/lembaga yang mengadakan undian tersebut, dan jangan pernah mau jika diminta transfer uang terlebih dahulu.

2. Berpura-pura Menjadi Kerabat yang Sedang Terkena Musibah

Modus tipe inilah yang sering dilakukan oleh para kawanan penipu. Si penipu akan menelepon kita dengan nada suara seperti orang panik. Biasanya, dia akan mengaku sedang mengalami musibah, seperti kecelakaan, ditangkap polisi, dan sebagainya.

Modusnya adalah dengan meminta Anda untuk mentransfer sejumlah uang atau pulsa dengan dalih sebagai biaya tebusan agar masalahnya cepat selesai.

Apabila Anda menerima telepon seperti ini, yang pertama adalah jangan panik, lalu tanyakan siapa dia, dan jika dia bertanya siapa nama Anda, jangan langsung dijawab ! Tanyakan kembali kepada si penipu nama, alamat, sekolah, atau apapun tentang Anda, saya yakin si penipu akan langsung menutup teleponnya.

Mengapa Anda harus melakukan itu semua? Karena jika memang dia mengaku sebagai kerabat Anda, mengapa harus bertanya nama Anda terlebih dahulu, sangat tidak logis.

3. Anggota Keluarga Anda Ditangkap Polisi atau Masuk Rumah Sakit

Modus yang satu ini yang sudah banyak sekali korbannya. Karena secara tidak sadar kita akan langsung terbawa suasana panik dari si penipu.

Biasanya si penipu mengaku sebagai polisi dan memberitahu bahwa anggota keluarga kita, misal anak kita, sedang ditangkap polisi, bahkan sampai ada suara anak kecil sedang nangis minta pulang.

Modus ini memang hanya untung-untungan. Jika yang korban ternyata tidak memiliki anak, maka otomatis telepon akan langsung ditutup.

Namun jika korban sudah tepat sasaran, si penipu akan terus membuat korban panik dan pada akhirnya si penipu meminta Anda mentransfer sejumlah uang.

Sama halnya dengan si penipu yang mengaku sebagai orang yang menyelamatkan anggota keluarga Anda dari kecelakaan dan membawanya ke rumah sakit.

Ujung-ujungnya dia meminta Anda untuk transfer uang dengan alasan untuk membayar biaya rumah sakit.

Nah, jika Anda mendapat telepon seperti ini, yang pertama jangan panik, lalu cepat hubungi atau cari tahu keadaan keluarga Anda yang kata si penipu sedang ditangkap atau sedang dirumah sakit.

 4. Mama Minta Pulsa

“Dek mama kecelakaan, sekarang udah di rumah sakit, uang mama kurang nih buat bayar biayanya, tolong dek transferin mama uang dulu ke rekening ini/tolong isiin pulsa 100 ribu ke nomor ini, cepet ya dek penting, nanti mama ganti.”

Kata-kata tersebut merupakan sedikit gambaran tentang modus penipuan ini. Bila Anda mendapat SMS seperti itu, cepat-cepat hubungi orang tua/teman Anda.

Sebenarnya penipuan lewat telepon atau SMS bisa kita hindari dengan mudah, kuncinya hanya satu yaitu jangan panik. Saat kita panik, maka seakan-akan kita dihipnotis oleh penipu dan kita seperti terbawa suasana mereka.

Oleh karena itu, berhati-hatilah dimanapun Anda berada. Cobalah untuk mencari pengalaman dan pengetahuan tentang modus-modus penipuan, pelajari tips-tips menghindari penipuan, dan sebagainya.

Semoga bermanfaat, jika Anda pernah mengalami kejadian seperti diatas atau mungkin yang lain, kiranya berkenan untuk berbagi di kolom komentar, semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.