Modus Penipuan Voucher Hotel,

Modus Penipuan Voucher Hotel, Begini Cara Menghindarinya

Banyak cara dilakukan oleh penipu untuk bisa menjalankan aksinya. Salah satunya adalah melakukan penipuan voucher hotel murah dengan fasilitas mewah. Modus penipuan voucher hotel tergolong masih baru. Banyak orang yang belum mengenalnya sehingga akhirnya terjebak. Meski terlihat sangat menggiurkan, bisa jadi hal ini akan memberikan kerugian. Sebenarnya, seperti apa sih modus penipuan voucher hotel ini?

Berikut beberapa modusnya dan informasi penting lainnya yang harus Anda ketahui :

  1. Modus Penipuan Voucher Hotel di Keramaian
  2. Modus Penipuan Voucher Hotel Melalui Telepon
  3. Tips Menghindari Penipuan Voucher Hotel
Ilustrasi transaksi ATM
(Sumber: www.pexels.com)

1. Modus Penipuan Voucher Hotel di Keramaian

Modus penipuan voucher hotel yang pertama adalah dengan mengincar korban di keramaian. Sebagai contoh, jika Anda di mall atau pusat perbelanjaan, bisa jadi akan bertemu dengan pelakunya. Mereka akan berpura-pura menjadi semacam sales, marketing, atau surveyor. Khusus untuk yang terakhir, mereka akan berpura-pura hanya meminta korban mengisi kuesioner.

Kuesioner yang ada embel-embel wisata ini berisi data pribadi korban, termasuk nama, profesi, atau bahkan gaji. Mereka juga meminta nomor ponsel serta alamat e-mail. Nah, lewat data-data inilah, korban kemudian sering dihubungi agen liburan. Mereka menawarkan voucher hotel gratis dengan fasilitas yang sangat menggiurkan.

Syaratnya, korban harus mau datang ke sebuah pertemuan. Pertemuan ini bisa saja berlangsung di hotel atau tempat lain. Awalnya, korban diyakinkan bahwa di pertemuan ini, tidak ada persyaratan apapun. Padahal, di sana, korban akan diprospek oleh agen marketing. Intinya, korban akan dimasukkan dalam sebuah money game.

Nah, di dalam money game ini, korban harus membayar biaya keanggotaan (membership) secara bulanan atau tahunan. Nah, soal voucher hotelnya? Tentu saja abal-abal. Meski bentuk vouchernya ada dan diberikan, voucher tersebut tidak akan bisa digunakan.

2. Modus Penipuan Voucher Hotel Melalui Telepon

Terkadang, data kita sudah tersebar sehingga bisa saja ada orang yang tiba-tiba menghubungi. Mereka mengaku dari agen travel dan memberitahukan bahwa korban mendapatkan voucher hotel gratis. Hanya, sebagaimana modus sebelumnya, mereka meminta korban untuk datang ke pertemuan tertentu.

Pertemuan ini biasanya di tempat-tempat yang meyakinkan seperti hotel berbintang. Hal inilah yang membuat korban merasa yakin jika hadiah voucher ini benar. Nah, menariknya, biasanya korban diminta membawa keluarga. Alasannya satu, agar korban tidak lagi bisa berdalih harus berdiskusi dengan keluarga dulu. Intinya, korban harus memberikan keputusan di pertemuan tersebut.

Sebenarnya, para pelaku hanya meminta korban untuk menjadi anggota semacam agen travel. Hanya, keanggotaan ini juga seringkali tidak jauh-jauh dari money game.

Tips Menghindari Penipuan Voucher Hotel

Agar tidak menjadi korban, sebaiknya Anda mengetahui beberapa tips menghindari penipuan dengan modus menawarkan voucher hotel. Berikut adalah tips-tipsnya :

  1. Jangan mudah tertarik dengan rupa voucher yang meyakinkan. Singkatnya, don’t judge things only by its cover. Sebaiknya cek dan ricek dulu tentang voucher hotel ini di internet. Jika perlu, hubungi media sosial atau kontak dan testimoni dari hotel tempat voucher tersebut ditawarkan. Jika ternyata hotel yang bersangkutan tidak mengeluarkan voucher promo apapun, anda patut curiga.
  2. Waspadai iming-iming voucher gratis dengan harga murah dan fasilitas mewah. Cek dulu kisaran harga dari hotel tersebut. Selain itu, cek pula apakah hotel yang dimaksud memang sedang menawarkan voucher atau tidak.
  3. Jangan asal mengirim uang. Meski tawarannya sangat meyakinkan, pastikan untuk mengecek kembali kebenaran dari voucher tersebut melalui internet dan sumber-sumber yang terpercaya.
  4. Jika Anda diminta untuk datang ke pertemuan, jangan membawa kartu-kartu penting. Kartu-kartu tersebut adalah kartu kredit, kartu debit, ATM, dan lain-lain. Pastikan Anda tidak memiliki pilihan untuk membayar. Apalagi jika iming-iming pertamanya adalah voucher gratis.

Jika Anda terlanjur menjadi korban penipuan, jangan ragu untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Selain dengan melaporkannya ke kepolisian, Anda juga bisa melaporkannya ke sini.

Dengan melakukannya, Anda bisa membantu orang lain tidak mudah menjadi korban. Modus penipuan ini pun akan semakin banyak diketahui orang. Alhasil, kasusnya bisa dihentikan di kemudian hari.

Apakah Anda pernah mendapatkan iming-iming voucher hotel murah atau gratis? Bagikan pengalamnmu di kolom komentar, ya?

Sumber: CNN Indonesia

Baca juga : Waspada Money Game, Begini Cara Menghindarinya