Objectives & Key Results (OKR), Makna dan Fungsinya

Objectives & Key Results (OKR), Makna dan Fungsinya

Objectives & Key Results (OKR) bisa dijelaskan sebagai sebuah metode menentukan sebuah tujuan. Hanya saja, penggunaan tolak ukurnya juga diperhatikan. Konsepnya mirip dengan SMART Goal, namun jauh lebih spesifik. Singkatnya, OKR adalah sebuah bentuk manajemen yang dilakukan oleh beberapa perusahaan besar.

Berikut adalah sejumlah informasi mengenai Objectives & Key Results ini.

  1. Makna Objectives & Key Results
  2. Cara Menentukan Objectives & Key Results
  3. Kapan Sebaiknya OKR Dilakukan?
  4. Manfaat Penerapan OKR Bagi Perusahaan

Makna Objectives & Key Results

Objectives & Key Results (OKR) kali pertama dipakai oleh Andy Grove, penemu sekaligus CEO perusahaan teknologi Intel. Awalnya, OKR disebut sebagai Intel Management by Objectives (IMBO).

Sesuai dengan namanya, OKR teridir dari dua komponen utama, yaitu:

  1. Objectives : Deskripsi dari suatu objek atau hal yang ingin dicapai, yang mana deskripsi ini singkat, mudah diingat serta memotivasi sebuah tim untuk melakukan yang terbaik.
  2. Key Results : Indikator atau tolak ukur yang menggambarkan keberhasilan dalam mewujudkan hal yang ingin dicapai.

Inti utama dari OKR adalah membentuk pola pikir dalam sistem kerja harian dalam sebuah perusahaan. Hal ini penting demi menentukan arah tujuan perusahaan, sekaligus mengukur sejauh apa perusahaan mengusahakannya. OKR bisa membantu menentukan fokus prioritas kerja mana yang diperlukan. Selain itu, tindakan-tindakan apa yang perlu dimonitor.

Tak hanya pembuatan OKR yang penting, eksekusi dan pengawasannya juga penting. Sebagai contoh, proses pelatihan kepada seluruh bagian perusahaan perlu dilakukan secara berkala. Kerja sama dan saling percaya antar bagian perusahaan juga harus dibentuk.

Sejumlah perusahaan besar telah mengadopsi OKR. Sebagai contoh, Google, Twitter, LinkedIn, hingga Adobe sudah menerapkannya. Hanya, di Indonesia, hal ini masih cukup jarang diaplikasikan. Untungnya, sifat OKR bisa disesuaikan dengan kultur di setiap perusahaan.

Cara Menentukan Objectives & Key Results

Penentuan Objective harus dilakukan dengan kata-kata yang tepat. Sebagai contoh, jika tujuan (goal)-nya adalah penurunan berat badan, harus dipilih kata paling menarik. Kalimat pertama berbunyi “turunkan berat badan 15 kg”. Sementara kalimat kedua “Turunkan berat badan 15 kg agar gaun pengantin Anda terlihat indah”. Tentu kalimat kedua akan terlihat lebih menarik.

Hal ini juga yang harus ditentukan saat menentukan Objective perusahaan. Tentukan tujuan dengan jelas sekaligus beritahukan seperti apa yang terjadi jika tujuan tercapai.

1. Pastikan OKR Mudah Dimengerti

Jangan menggunakan bahasa bersayap atau bahkan peribahasa saat menyusun OKR. Pastikan OKR justru memakai bahasa sederhana. Bahasa ini harus bisa dipahami oleh semua pihak dari seluruh level perusahaan. Selain itu, perhatikan transparansi dalam OKR ini.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua pihak tahu apa yang perlu dilakukan. Ada petunjuk (guideline) jelas bagi semuanya. Pemantauan kinerja pun bisa dilakukan dengan lebih maksimal.

Secara berkala, evaluasi penerapan OKR juga perlu dilakukan. Evaluasi ini tak hanya dilakukan bagi para pekerja. Mereka yang merupakan atasan atau di level manajemen juga perlu dievaluasi. Dengan saling memberikan masukan, tujuan pun akan lebih mungkin tercapai.

2. Menciptakan Komunikasi yang Baik

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, evaluasi perlu dilakukan bagi dan semua pihak. Hal ini tentu membutuhkan komunikasi yang baik. Caranya tentu saja adalah dengan menciptakan diskusi yang sehat. Lakukan diskusi antar anggota tim, lintas divisi, hingga antar level.

Kapan Sebaiknya OKR Dilakukan?

Mengingat OKR sangat penting bagi kemajuan perusahaan, sebaiknya hal ini perlu dilakukan sedini mungkin. Hal ini bahkan akan jauh lebih baik jika dilakukan saat jumlah pekerja di perusahaan masih sedikit.

Dengan menerapkan OKR, maka meeting jadi lebih efektif. Semua lebih tahu apa yang perlu dibahas, diperbaiki, atau dipantau.

Manfaat Penerapan OKR Bagi Perusahaan

OKR adalah sebuah perangkat untuk mengukur kinerja yang sudah dilakukan dengan mengacu pada target perusahaan dan membantu proses evaluasinya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa OKR ini bukanlah alat penilaian kinerja karyawan.

Hal yang membedakan OKR dengan alat ukur lainya adalah OKR memberikan dampak yang besar untuk fokus kegiatan produktivitas, sehingga perusahaan bisa berkembang lebih optimal. Ada beberapa manfaat OKR bagi perusahaan yang menerapkannya, diantaranya:

  1. Membuat perusahaan tanggap dan lebih responsif terhadap segala perubahan
  2. Perusahaan mengetahui apa yang diharapkan dan bagaimana kinerja yang cocok dengan tujuannya
  3. Membuat pekerjaan lebih efektif dengan progress yang signifikan
  4. Membuat pekerja lebih termotvasi dan terbuka kepada pimpinannya
  5. Mempercepat perkembangan perusahaan

Selain mengetahui OKR, Anda juga harus mengetahui tentang kasus-kasus penipuan di Indonesia. Tak hanya kewaspadaan untuk menghindarinya, Anda juga harus tahu cara melaporkan kasus penipuan, khususnya yang Anda alami sendiri.

Cara melaporkannya pun cukup mudah. Anda tinggal melaporkannya di sini. Masukkan nomor rekening milik penipu sekaligus nomor kontaknya. Ceritakan peristiwa penipuan ini agar tidak ada orang lain yang ikut jadi korban.

Apakah di tempat Anda bekerja juga sudah menerapkan OKR? Ceritakan penerapannya di kolom komentar, ya?

Sekian dan semoga bermanfaat!

Sumber: Dailysocial

Baca Juga: Digital Marketing, Apa Saja Jenis-Jenisnya?