penipuan investasi di telegram

Penipuan Investasi di Telegram, Bagaimana Modusnya?

Penipuan Investasi di Telegram belakangan ini mulai marak beredar di aplikasi tersebut. Mungkin Anda juga pernah merasa diundang oleh nomor tak dikenal masuk dalam sebuah group investasi online di Telegram. Nah begitulah modus dari para penipu ini berjalan.

Biasanya penipu investasi online ini mencatut nama badan usaha resmi yang sudah terdaftar di OJK untuk mengelabuhi calon investor. Bahkan penipu investasi berani menggunakan logo dari badan usaha tersebut. Dengan begitu calon investor akan semakin yakin bahwa group tersebut memang seolah-oleh resmi dari badan usaha. 

Hal lain yang tampak seperti group investasi normal lainnya yaitu terdapat ribuan member yang sudah bergabung dalam group Telegram tersebut. Tak jarang mereka berani memberikan janji untuk mendapatkan keuntungan sebesar 30 persen hanya dalam waktu relatif singkat. 

Masyarakat pengguna aplikasi Telegram harus waspada dengan penipuan investasi di Telegram seperti ini. Jangan hanya tergiur dengan hasil profit yang banyak dalam waktu singkat jadi mudah tergiur dengan iming-iming tersebut.

Penipuan investasi
Source Image: Pixabay

Penipuan Investasi di Telegram, Kenali Ciri-Cirinya!

Dalam sebuah postingan sosial media Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), memaparkan ciri-ciri group Telegram penipuan online.

Testimoni palsu

Mereka memberikan testimoni untuk menarik perhatian calon investor. Sehingga calon investor yakin untuk melakukan transaksi. Akan ada banyak testimoni yang mencatut keberhasilan mereka setelah bergabung. Cara yang jitu untuk menggiring calon investor agar lebih meyakinkan.

Namun, testimoni tersebut adalah bahasa tulisan yang ditulis oleh bot atau admin karena menggunakan struktur bahasa yang intinya sama. Tidak ada proses tanya jawab sesama member di dalam grup, dan setiap pertanyaan yang diajukan oleh anggotanya akan diarahkan untuk chat secara personal ke admin.

Bukti transfer palsu

Masih tidak kehilangan akal, penipu online investasi ini akan menggunakan cara lainnya yaitu dengan mengupload bukti transfer transaksi yang sudah berhasil. Sehingga kesempatan penipu untuk melanjutkan tindakannya dan mendapatkan calon investor yang percaya pun semakin besar.

Calon investor harus memperhatikan secara seksama bukti transfer yang dilampirkan. Jika ada ketidaksesuaian format pada bukti transfer dibandingkan dengan aslinya, kemungkinan itu adalah bukti transfer palsu.

Menggunakan Bot

Ratusan akun member group di dalamnya merupakan bot. Group telegram tersebut memang mempunyai banyak anggota, namun lebih dari 100 orang di grup tersebut merupakan robot. Penipu investasi melakukan aksinya dengan sebuah sistem yang mampu mengendalikan lebih dari 100 akun secara bersamaan.

Tidak boleh bertanya di grup

Jika group tersebut melarang calon investor atau memberya untuk bertanya di forum umum makanya sepatutnya dicurigai. Sebuah grup biasanya melakukan sesi tanya jawab untuk mengedukasi anggotanya.

Namun penipu hanya melayani pertanyaan melalui admin secara personal. Apabila kita bertanya di grup, pasti akan didiamkan atau bahkan dikeluarkan dari grup tersebut.

Transfer ke rekening pribadi

Perlu diwaspadai jika penipu menggunakan nomor rekening atas nama pribadi. Umumnya saat Anda akan melakukan sebuah investasi, badan usaha tersebut akan memberikan nomor rekening badan yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga keuangan negara. 

Penipuan Investasi di Telegram dan cara mencegahnya

Ada banyak cara untuk mencegah terjadinya penipuan investasi di Telegram. Hal ini untuk mengantisipasi masyarakat sebagai calon investor tidak mudah tergiur sebelum mengetahui asal usul dari pemilik group atau channel di Telegram. 

  1. Pastikan nama pemilik atau badan usaha (legalitas) yang digunakan sudah terdaftar di website OJK melalui www.ojk.go.id. Kemudian pilih opsi IKNB dan pilih bagian fintech.
  2. Cek nomor rekening penerima di www.kredibel.co.id sebelum transfer apakah mereka penipu atau tidak. Jika sudah pernah dilaporkan pada tim kredibel sebagai penipu, maka nomor rekening tersebut akan muncul reviewnya. Jangan lupa login untuk tahu selengkapnya.
  3. Melaporkan group atau channel Telegram tersebut melalui fitur report pada bagian informasi group.

Dengan maraknya penipuan investasi secara online diharapkan masyarahat lebih berhati-hati lagi ke depannya. Pilih aplikasi investasi yang sudah terdaftar oleh OJK dan kenali sebelum mulai terjun memberikan investasi. Share informasi berikut ini jika bermanfaat dan memberikan pengetahuan untuk teman, rekan ataupun keluarga. Semoga tidak terjadi adanya tindakan penipuan asal tahu cara pencegahannya yang tepat.