Penipuan Jual Beli Motor

Penipuan Jual Beli Motor, Waspadai Modus-Modusnya

Penipuan jual beli motor, mobil, dan kendaraan kini semakin marak terjadi. Apalagi di zaman serba online seperti sekarang ini. Para penipu memanfaatkan kurangnya pengetahuan tentang internet untuk menipu para korban.

Waspada Modus Penipuan Jual Beli Motor Online

Salah satu modus penipuan jual beli motor yang sering terjadi adalah melalui Facebook. Sebagai contoh, beberapa tahun lalu sindikatnya berhasil ditangkap polisi. Mereka menggunakan media sosial tersebut dan berhasil menipu banyak orang.

dokumentasi pribadi
Source: kompasiana.com

Modusnya adalah, mereka mengundang banyak akun untuk like halaman Facebook. Setelahnya, mereka mengunggah gambar sepeda motor roda dua. Ditulis keterangan bahwa sepeda motor dijual dengan harga miring. Selain itu, mereka juga menyebut harga yang murah tersebut karena barang lelangan.

Dituliskan pula nomor telepon untuk dihubungi. Nah, jika sudah ada korban yang menghubungi, mereka pun akan melancarkan aksinya.

Biasanya, pelaku akan meminta korban untuk segera mengirimkan sejumlah uang sebagai tanda jadi. Biayanya tidak sampai separuh dari harga sepeda motor yang dijual. Setelah itu, pelaku akan mencetak BPKB serta STNK palsu. Foto BPKB serta STNK palsu ini kemudian dikirim ke korban demi membuat mereka percaya.

Korban pun mengirim sisa uang pelunasan. Hebatnya, pelaku bahkan mengirim foto seakan-akan sepeda motor sedang di-packing atau akan segera dikirim. Mereka juga mengirimkan resi pengiriman barang. Padahal, tidak ada pengiriman barang sama sekali.

Ada Modus Penipuan yang Menyamar Sebagai Polisi

Selain modus tersebut, ada juga yang menyamar sebagai polisi. Caranya juga mirip, yakni berpura-pura menjual sepeda motor hasil lelang dengan harga murah. Tujuan dari menyamar sebagai polisi, biasanya polisi wanita (polwan) adalah demi meyakinkan korban. Mereka biasanya juga menggunakan media sosial seperti Facebook untuk menarik perhatian korban.

Tips Menghindari Penipuan Jual Beli Motor Online

Dibandingkan dengan sepeda motor baru, sepeda motor bekas lebih diminati. Hal ini disebabkan oleh harganya yang lebih terjangkau. Toh, banyak sepeda motor bekas yang kualitasnya masih baik.

Ada banyak kasus penipuan terkait dengan jual beli motor secara online. Anda pun harus menghindarinya dengan memperhatikan tips-tips berikut ini.

1. Membeli di Dealer Langsung

Anda bisa langsung memilih sepeda motor yang sesuai dengan kebutuhan dan isi kantong di sini. Bahkan, Anda bisa mengecek kondisi sepeda motor. Hal ini tentu lebih baik daripada membeli sepeda motor secara online, bukan?

Bahkan, dalam banyak kasus, Anda bisa menyicil sepeda motor yang Anda beli. Hal ini tentu sangat memudahkan jika Anda sedang tidak memegang uang banyak.

2. Waspada Jika Beli Motor Secara Online

Carilah sepeda motor di situs jual-beli online resmi. Hindari penjualan di media sosial seperti Facebook karena risiko penipuannya tinggi. Hanya, jika memang Anda sangat tertarik pada sepeda motor tertentu, jangan asal membayar. Cek dulu nomor rekening penerima di sini untuk memastikannya bukan dimiliki penipu.

Selain itu, pastikan Anda mengecek informasi dan data diri penjual. Jika perlu, carilah rekam jejak atau riwayat penjual sebelumnya.

3. Carilah Penjual yang Tidak Jauh dari Lokasi Anda

Meski membeli secara online, sebaiknya Anda mencari penjual yang dekat dengan tempat Anda tinggal. Anda bisa segera mengecek sepeda motor jika menemukan yang cocok. Pembayaran bisa dilakukan dengan langsung dan sepeda motor juga bisa segera Anda dapatkan.

Apakah Anda pernah mengalami penipuan jual beli motor? Ceritakan pengalamanmu di kolom komentar, ya?

Tetap waspada, semoga bermanfaat, dan terima kasih.

Baca juga: Penipuan Bisnis Database, Benarkah Memang Ada?