Penipuan Minta Kode Voucher Game, Ini Modusnya!

Penipuan Minta Kode Voucher Game, Ini Modusnya!

Penipuan minta kode voucher game cukup membuat resah banyak orang. Hal ini disebabkan oleh modusnya yang cenderung masih baru. Meski tergolong baru, realitanya banyak orang yang terkecoh dengan modus penipuan ini hingga akhirnya menjadi korban. Lantas, seperti apa sih penipuan minta kode voucher game ini?

Berikut rangkuman informasi tentang topik yang akan admin bahas kali ini.

  1. Mengenal Modus Penipuan Minta Kode Voucher Game
  2. Tanda Akun WhatsApp Anda Sudah Dibajak
  3. Hal yang Bisa Dilakukan Pelaku Ketika Membajak Akun WhatsApp Korban
  4. Mengambil Alih Kembali Akun WhatsApp yang Sudah Dibajak

Mengenal Modus Penipuan Minta Kode Voucher Game

Game Online memang sangat digandrungi oleh generasi milenial saat ini, maka tak heran modus penipuan ini mulai marak terjadi khususnya di kalangan para pemain game online. Sebenarnya, modus penipuan minta kode voucher game ini ditujukan untuk mengincar akun WhatsApp. Tujuannya tak lain yaitu untuk meretas akun WhatsApp sesorang. Nah, pelaku penipuan biasanya berpura-pura menjadi pegawai atau kasir minimarket. Dalam hal ini, pihak yang sering di atasnamakan adalah Indomaret dan Alfamart.

Biasanya, penipu akan memakai nomor WhatsApp baru tidak dikenal. Pelaku mengirimkan pesan dengan atas nama pegawai dari minimarket. Para penipu ini mengaku salah mengirimkan SMS ke nomor telepon korban. Isi SMS tersebut adalah kode voucher game.

Para penipu akan mendesak korban untuk segera memberitahukan isi SMS yang mereka kirimkan. Alasannya, mereka sudah ditunggu oleh pembeli. Padahal, sebenarnya mereka sedang berusaha untuk mengambil alih akun WhatsApp korban.

Banyak korban yang terkecoh karena isi SMS ini memakai Aksara Bahasa Thailand. Mereka pun berpikir jika memang hal ini adalah kode voucher game asli. Padahal, sebenarnya ini adalah kode OTP yang dikirim pelaku untuk meretas akun WhatsApp.

Setelah kode OTP dikuasai penipu, berbagai data pribadi akan diambil. Dikhawatirkan akun-akun rekening digital Anda juga bisa diambil alih. Dompet digital, rekening bank, hingga akun toko online juga bisa disalahgunakan utuk kepentingan si pelaku. Korban pun berpotensi mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Tanda Akun WhatsApp Sudah Dibajak

Terdapat sejumlah tanda akun WhatsApp Anda sudah dibajak. Apalagi jika sebelumnya Anda diminta memberitahukan kode OTP sebelumnya. Berikut adalah tanda-tanda tersebut.

  1. Akun WhatsApp di ponsel Anda tiba-tiba logout sendiri.
  2. Sejumlah pesan terbaca sendiri. Padahal, Anda tidak pernah membuka sebelumnya.
  3. Ada sejumlah pesan yang terkirim sendiri tanpa izin Anda. Isi dari pesan tersebut juga cukup mencurigakan, termasuk data-data pribadi Anda.
  4. WhatsApp Web aktif. Padahal, Anda tidak membukanya. Bisa jadi penipu membiarkan Anda membuka WhatsApp Anda, tapi juga membukanya di komputer.

Hal yang Bisa Dilakukan Pelaku Ketika Membajak Akun WhatsApp

Banyak hal yang bisa dilakukan si pelaku penipuan ketika sudah mendapatkan akun WhatsApp korbannya, diantaranya:

  1. Mengakses chat-chat personal dan sensitive untuk kemudian di bagikan ke publik. Hal ini bertujuan untuk memeras korban
  2. Mengirimkan pesan Broadcast atau spam chat berisikan infomasi palsu ke semua kontak yang ada di akun WhatsApp korban untuk memprovokasi dan menyebarkan berita hoax lainnya
  3. Pencurian data-data penting seperti email, password akun social media, data perbankan dan lain sebagainya untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya

Mengambil Alih Kembali Akun WhatsApp yang Sudah Diretas

Tak perlu panik berlebihan jika akun WhatsApp sudah diretas. Anda masih memegang nomor kartu SIM di ponsel Anda. Jika bergerak cepat, Anda bisa mengambil alih kembali akun tersebut.

Cobalah untuk menginstal ulang aplikasi WhatsApp. Setelah itu, masukkan kembali nomor WhatsApp. Anda pun akan kembali mendapatkan SMS verifikasi yang berisi kode OTP. Masukkan kode OTP tersebut dan jangan sekalipun beritahukan ke orang lain. Hal ini pun membuat penipu kehilangan kendali akun WhatsApp Anda.

Demi memastikan akun Anda tidak dibajak orang lain lagi. Aktifkan Two Step Verification di pengaturan WhatsApp. Berikut adalah caranya.

  1. Ketik ikon titik tiga yang ada di bagian kanan atas WhatsApp.
  2. Masuk ke bagian Settings atau Pengaturan.
  3. Pilihlah Two-Step Verification. Tekan Enable
  4. Setelah itu, pilih PIN dan masukkan 6 digit angka yang akan Anda gunakan.
  5. Fitur Two-Step Verification pun sudah terpasang, dan akun WhatsApp anda pun akan lebih terproteksi

Pesan admin, jangan mudah memberikan informasi yang bersifat personal dan rahasia ke sembarang orang, sebab di zaman canggih seperti sekarang data pribadi kita bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam kepentingan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Jika Anda pernah mengalami penipuan, jangan ragu untuk segera melaporkannya ke pihak berwajib dan bisa langsung ke sini. Dengan melaporkannya, Anda bisa mencegah orang lain mengalami hal yang serupa dan bisa menekan terjadinya angkWhaa kasus penipuan lainnya.

Apakah Anda pernah mendapatkan SMS atau WhatsApp terkait penipuan minta kode voucher game? Jangan sungkan untuk membagikan pengalamanmu di kolom komentar, ya?

Sekian dan semoga bermanfaat!

Sumber: Kumparan

Baca Juga: Modus Penipuan Voucher Hotel, begini Cara Menghindarinya